SYAHIDA RIZKY FADLILLAH, 126304211057 and AMINATUL UMMAH, 1992091120181025 (2025) PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP FENOMENA JILBOOBS DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (733kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (87kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (945kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul "Persepsi Mahasiswa terhadap Fenomena Jilboobs di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung" ini ditulis oleh Syahida Rizky Fadlillah, NIM. 126304211057, dengan pembimbing Aminatul Ummah, M.Pd. Fenomena jilboobs mencerminkan pergeseran makna jilbab dari simbol ketaatan religius menjadi bagian dari tren fashion yang kontroversial. Istilah ini mengacu pada gaya berpakaian perempuan berhijab yang mengenakan pakaian ketat dan menonjolkan lekuk tubuh, sehingga memicu perdebatan, khususnya di lingkungan kampus Islam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap fenomena jilboobs. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz untuk menggali makna subjektif dan pengalaman sosial mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memandang fenomena jilboobs sebagai bentuk penyimpangan dari nilai-nilai Islam yang menekankan kesopanan dan penutupan aurat secara sempurna. Perilaku komunikasi penggunanya, baik verbal maupun nonverbal, dinilai kurang mencerminkan nilai keislaman. Namun, sebagian mahasiswa menganggapnya sebagai ekspresi diri dan pengaruh budaya populer melalui media sosial. Sikap mahasiswa terbagi antara yang bersikap kritis dan menegur serta yang lebih toleran dengan alasan hak personal dan konteks sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena jilboobs tidak hanya terkait dengan aspek fashion, tetapi juga mengandung dimensi komunikasi, budaya, dan pemaknaan agama. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan refleksi untuk membangun kesadaran berbusana yang sesuai nilai syar’i dan kontekstual di lingkungan kampus Islam. Kata Kunci: Jilboobs, persepsi mahasiswa, perilaku komunikasi, fenomenologi, hijab, media sosial.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Penyiaran Islam Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 126304211057 SYAHIDA RIZKY FADLILLAH |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 06:45 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 06:45 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66992 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
