FEBRIAN DWI SETIAWAN, 1860204223167 and SAMSUL BAKRI, 198609142020121006 (2026) KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) BERDASARKAN GAYA BELAJAR KELAS XI-C MAN KOTA BLITAR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (458kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (540kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (521kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (468kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Berdasarkan Gaya Belajar Kelas XI-C Man Kota Blitar” ini ditulis oleh Febrian Dwi Setiawan, NIM. 1860204223167, dengan pembimbing Samsul Bakri, S.Pd.I, M.Pd. Kata Kunci: Literasi Numerasi, Asesmen Kompetensi Minimum, Gaya Belajar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa di Indonesia dibandingkan standar internasional, seperti hasil tes PISA yang menunjukkan penurunan skor matematika. Pemerintah merespons hal ini dengan menerapkan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Di MAN Kota Blitar, ditemukan permasalahan serupa di kelas XI-C, di mana kemampuan literasi numerasi siswa tergolong rendah berdasarkan hasil pekerjaan soal AKM sebelumnya dan pengamatan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa Kelas XI-C MAN Kota Blitar dalam memecahkan soal AKM ditinjau dari tiga tipe gaya belajar, yaitu gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian instrumen tes kemampuan literasi numerasi menggunakan soal model AKM sebanyak 3 butir soal, yang kemudian diikuti dengan wawancara mendalam untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling dari 34 siswa berdasarkan klasifikasi gaya belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa bergaya belajar visual mampu membaca dan menginterpretasikan data tabel dengan baik serta menyusun simbol matematika karena terbantu representasi tertulis. (2) Siswa bergaya belajar auditori pada jawaban tertulis seringkali singkat atau kurang lengkap, namun mampu menjelaskan proses berpikir dan alasan logis secara lisan dengan sangat baik saat wawancara. (3) Siswa bergaya belajar kinestetik menunjukkan proses berpikir yang aktif, sistematis, dan runtut dalam menyusun langkah penyelesaian serta cenderung menggunakan lebih dari satu indikator dalam mengambil keputusan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Matematika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika |
| Depositing User: | 1860204223167 FEBRIAN DWI SETIAWAN |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 04:40 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 04:40 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71259 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
