FITROTUN NAILIN SALSABILA, 1860101222098 and BUDI KOLISTIAWAN, 198404082014031003 (2026) PRAKTIK PEMBAYARAN CASH ON DELIVERY SHOPEE TERHADAP BARANG TIDAK SESUAI PESANAN DITINJAU DARI HAK KHIYAR (Studi Kasus di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (425kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (573kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Fitrotun Nailin Salsabila, Nomor Induk Mahasiswa 1860101222098, Praktik Pembayaran Cash on Delivery Shopee terhadap Barang Tidak Sesuai Pesanan Ditinjau dari Hak Khiyar (Studi Kasus di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Pembimbing Dr. Budi Kolistiawan, S.Pd., M.E.I. Kata Kunci: Cash on Delivery (COD), Shopee, UU ITE, Akad Istisna’, Hukum Ekonomi Syariah. Penerapan sistem pembayaran Cash on Delivery (COD) pada platform Shopee semakin banyak digunakan oleh masyarakat, termasuk di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Meskipun COD dianggap memberikan rasa aman karena pembayaran dilakukan setelah barang diterima, dalam praktiknya masih ditemukan permasalahan berupa barang yang tidak sesuai pesanan, baik dari segi kualitas, jenis, maupun jumlah. Permasalahan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana praktik pelaksanaan sistem pembayaran COD Shopee dan bagaimana penerapan hak khiyar terhadap barang yang tidak sesuai pesanan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana praktik pelaksanaan sistem pembayaran COD Shopee di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, dan (2) bagaimana penerapan hak khiyar terhadap barang yang tidak sesuai pesanan dalam sistem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengguna Shopee metode COD, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik COD Shopee di Kecamatan Kedungwaru pada umumnya mengharuskan pembeli melakukan pembayaran terlebih dahulu kepada kurir sebelum dapat memeriksa barang, sehingga ketika ditemukan ketidaksesuaian barang, pembeli tidak dapat langsung membatalkan transaksi di tempat. Penerapan hak khiyar atas barang yang tidak sesuai pesanan secara normatif diakui, namun dalam praktiknya masih terbatas karena kurangnya pemahaman pembeli dan prosedur platform yang tidak memungkinkan pemeriksaan barang sebelum pembayaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sistem COD Shopee telah menyediakan mekanisme pengajuan pengembalian barang sebagai bentuk hak khiyar, tetapi pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal dalam melindungi hak pembeli.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Akad Ekonomi > E-Commerce Hukum > Hukum Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101222098 FITROTUN NAILIN SALSABILA |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:06 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:06 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71656 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
