ANALISIS FRAMING MODEL ROBERT N ENTMAN DALAM PEMBERITAAN MUSIK UNDERGROUND PADA MAJALAH DCDC MAGAZINE DAN CONSUMED MAGAZINE

DADANG PRASETIYAWAN, 12305193149 (2024) ANALISIS FRAMING MODEL ROBERT N ENTMAN DALAM PEMBERITAAN MUSIK UNDERGROUND PADA MAJALAH DCDC MAGAZINE DAN CONSUMED MAGAZINE. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (287kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (294kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (394kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (222kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (552kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena redupnya majalah musik dan banyaknya majalah musik online yang muncul. Penelitian ini difokuskan pada majalah musik DCDC Magazine dan Consumed Magazine yang konsisten memberitakan informasi musik underground. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pembingkaian yang dilakukan oleh DCDC Magazine dan Consumed Magazine dalam pemberitaan musik underground menggunakan analisis model Robert N Entman? Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pembingkaian yang dilakukan DCDC Magazine dan Consumed Magazine dalam pemberitaan musik underground menggunakan analisis model Robert N Entman. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitiatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan framing model Robert N Entman. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data observasi teks, dokumentasi dan analisis sampel berita, dengan data primer berita musik dari DCDC Magazine Volume 19 dan Consumed Magazine sedangkan data sekunder meliputi literatur dari penelitian – penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini adalah artikel di DCDC Magazine dan Consumed Magazine menunjukkan peran signifikan media dalam membingkai pemberitaan musik underground, yang secara berbeda mempengaruhi persepsi audiens terhadap nilai budaya dan autentisitas. DCDC Magazine membingkai Burgerkill sebagai ikon budaya melalui narasi penghormatan dan nostalgia, mengukuhkan band tersebut sebagai warisan penting dalam sejarah musik metal Indonesia tanpa menyoroti aspek kritis musikalitas. Sebaliknya, Consumed Magazine mengkritik fenomena popularitas instan band Honey yang viral melalui TikTok, menekankan pentingnya otentisitas dan kedalaman musikalitas dalam komunitas hardcore. Pendekatan berbeda ini memperlihatkan bahwa media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk konstruksi sosial yang memengaruhi ekspektasi dan standar komunitas musik terhadap kualitas dan nilai historis karya seni dalam genre yang mereka ulas. Kata Kunci: Musik Underground, Majalah Musik, Framing Robert N Entman

Item Type: Skripsi
Subjects: Media Sosial
Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: 12305193149 DADANG PRASETIYAWAN
Date Deposited: 05 Mar 2026 01:52
Last Modified: 05 Mar 2026 01:52
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66770

Actions (login required)

View Item View Item