DIPA DARIS SULAIMAN, 1860311223045 and MUTROFIN, 198507202015032004 (2026) REVITALISASI DAKWAH MELALUI MEDIA WAYANG PUNAKAWAN (Pendekatan Kreatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Agama di Kalangan Gen Z). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (833kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (492kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (133kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Revitalisasi Dakwah Melalui Media Wayang Punakawan: Pendekatan Kreatif untuk Meningkatkan Pemahaman Agama di Kalangan Generasi Z” ini ditulis oleh Dipa Daris Sulaiman, NIM. 1860311223045, dengan pembimbing Dr. Mutrofin, M.Fil.I. Kata Kunci: Revitalisasi Dakwah, Wayang Punakawan, Generasi Z, Dakwah Kultural. Wayang merupakan salah satu warisan budaya yang sejak lama digunakan sebagai media penyampaian nilai-nilai moral dan religius dalam masyarakat Jawa. Dalam sejarah dakwah Islam di Nusantara, wayang bahkan dimanfaatkan oleh para ulama sebagai sarana dakwah yang efektif karena mampu menyampaikan pesan agama melalui pendekatan budaya yang mudah diterima masyarakat. Namun, perkembangan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi media di kalangan generasi muda menyebabkan minat terhadap wayang semakin menurun. Generasi Z yang tumbuh di era digital cenderung lebih tertarik pada media yang bersifat visual, cepat, dan interaktif, sehingga nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam wayang, khususnya melalui tokoh Punakawan, kurang dipahami secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan upaya revitalisasi dakwah melalui media wayang agar tetap relevan dengan karakter dan kebutuhan generasi masa kini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep revitalisasi dakwah melalui media wayang Punakawan serta bagaimana respon Generasi Z terhadap dakwah berbasis budaya tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi tokoh budaya, dalang, serta Generasi Z yang terlibat atau memiliki ketertarikan terhadap kegiatan seni wayang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai peran wayang sebagai media dakwah kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wayang Punakawan memiliki potensi yang besar sebagai media dakwah karena tokoh-tokohnya mengandung nilai kebijaksanaan, humor, kritik sosial, serta pesan moral yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Namun, respon Generasi Z terhadap wayang masih lebih dominan pada aspek hiburan, seperti kelucuan tokoh Punakawan, sementara pemahaman terhadap nilai dakwah yang terkandung di dalamnya masih terbatas. Oleh karena itu, revitalisasi dakwah melalui wayang perlu dilakukan dengan berbagai inovasi, seperti pengemasan cerita yang lebih kontekstual dengan kehidupan generasi muda, penggunaan media digital, serta penggabungan unsur seni modern agar lebih menarik dan mudah diakses. Dengan adanya inovasi tersebut, wayang Punakawan tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sarana dakwah yang efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai agama di kalangan Generasi Z.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | 1860311223045 DIPA DARIS SULAIMAN |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 06:30 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 06:30 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68225 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
